Media Inggris Sebut Gol Rizky Ridho Masih Belum Elit.

Media Inggris Sebut Gol Rizky Ridho Masih Belum Elit.

Categories :

Beritabolalive.comBelakangan, nama Rizky Ridho kembali mencuat di media internasional, terutama di Inggris. Bek muda Indonesia yang tengah menapaki kariernya di level profesional ini menjadi sorotan setelah performanya di pertandingan terakhir timnas Indonesia. Sayangnya, sorotan media Inggris kali ini tidak sepenuhnya positif. Beberapa outlet menilai bahwa gol yang dicetak Ridho, meskipun krusial, masih belum mencerminkan kualitas pemain kelas elit yang dapat bersaing di level top dunia.

Rizky Ridho memang menjadi salah satu pemain yang diandalkan oleh timnas Indonesia, terutama dalam lini pertahanan. Bek tengah ini dikenal dengan postur tubuh yang ideal untuk bertahan, kecepatan dalam membaca permainan, serta kemampuan duel udara yang cukup baik. Pada pertandingan terakhir, Ridho berhasil mencetak gol melalui situasi bola mati, memperlihatkan kemampuan ofensifnya yang jarang dimiliki oleh bek sentral pada umumnya. Gol tersebut sempat membawa euforia bagi para penggemar sepak bola Indonesia.

Namun, media Inggris menyoroti bahwa meskipun gol tersebut penting, kualitas teknik dan eksekusi Ridho masih jauh dari standar pemain elit Eropa atau pemain kelas dunia. Salah satu kritik utama adalah mengenai kekuatan tembakan dan akurasi. Dalam pandangan mereka, gol Ridho cenderung mengandalkan peluang yang terbuka lebar dan situasi bola mati, bukan kreativitas atau kemampuan teknis yang bisa mengejutkan pertahanan lawan di level tinggi.

Selain itu, aspek permainan lainnya juga menjadi sorotan. Misalnya, kemampuan Ridho dalam mengatur lini pertahanan di pertandingan dengan tekanan tinggi, pengambilan keputusan cepat di bawah tekanan lawan, dan konsistensi dalam menghadapi pemain dengan kecepatan dan teknik di level elite. Media Inggris menilai bahwa meskipun Ridho menunjukkan potensi yang baik, masih dibutuhkan peningkatan signifikan agar dapat bersaing di kompetisi top dunia, seperti Liga Inggris, Liga Italia, atau Liga Spanyol.

Tidak dapat dipungkiri bahwa kritik tersebut tentu terasa berat bagi penggemar sepak bola Indonesia. Banyak pihak berharap Ridho bisa menjadi pemain kelas dunia, terutama karena bakat dan prestasinya di usia muda. Namun, penilaian media internasional ini juga bisa menjadi motivasi penting bagi Ridho untuk terus berkembang. Dunia sepak bola profesional memang memiliki standar tinggi, dan banyak pemain muda berbakat yang gagal menembus level elit karena tidak mampu meningkatkan kemampuan teknis dan mental mereka.

Di sisi positif, perhatian media Inggris ini menunjukkan bahwa nama Rizky Ridho mulai dikenal di kancah internasional. Tidak semua pemain Asia mendapatkan sorotan di media Eropa, sehingga fakta bahwa Ridho menjadi topik pembicaraan bisa dianggap sebagai langkah awal untuk membuka peluang di liga-liga top. Bahkan kritik yang diberikan bisa dijadikan acuan bagi pemain dan pelatih untuk mengidentifikasi aspek yang harus diperbaiki, mulai dari teknik tembakan, kemampuan duel udara, hingga pengambilan keputusan di situasi tekanan tinggi.

Bagi sepak bola Indonesia, perkembangan pemain muda seperti Rizky Ridho sangat penting. Selain meningkatkan kualitas timnas, hal ini juga memberi inspirasi bagi generasi muda. Kritik dari media Inggris bisa menjadi alarm agar sistem pembinaan pemain muda di Indonesia lebih fokus pada pengembangan teknik, fisik, dan mental agar para pemain bisa bersaing di level internasional.

Secara keseluruhan, gol yang dicetak Rizky Ridho memang membuktikan potensinya sebagai pemain bertalenta. Namun, pandangan media Inggris menunjukkan bahwa masih ada jurang besar antara bakat lokal dan standar elit dunia. Perjalanan Ridho untuk mencapai level tersebut tentu tidak mudah, tetapi bukan hal yang mustahil. Dengan dedikasi, latihan yang konsisten, dan pengalaman bertanding di kompetisi yang lebih kompetitif, Ridho berpeluang membuktikan bahwa dirinya tidak hanya sekadar pemain berbakat di Asia, tetapi juga bisa bersaing di level dunia.

Kesimpulannya, kritik media Inggris terhadap gol Rizky Ridho bukanlah penghinaan, melainkan refleksi jujur terhadap standar sepak bola internasional. Ini adalah pengingat bagi pemain, pelatih, dan pecinta sepak bola Indonesia bahwa jalan menuju level elit masih panjang, tetapi dengan kerja keras dan komitmen, mimpi itu tetap bisa dicapai.