Hasil Liga Spanyol 1 Kartu Merah, Real Madrid Nyaris Kalah dari Elche

Hasil Liga Spanyol 1 Kartu Merah, Real Madrid Nyaris Kalah dari Elche

Categories :

Berita Bola Live — Real Madrid datang ke laga melawan Elche dengan status unggulan. Di atas kertas, kualitas skuat dan kedalaman pemain Los Blancos jauh lebih baik dibandingkan tim tamu. Namun sepak bola selalu menghadirkan kejutan, dan itulah yang terjadi pada pertandingan penuh drama ini. Alih-alih menang mudah, Real Madrid justru dibuat tersengal-sengal menghadapi taktik disiplin serta pertahanan solid Elche.

Sejak menit awal, Real Madrid menguasai jalannya pertandingan. Luka Modrić mengendalikan ritme dari lini tengah, sementara Vinícius Júnior terus mencoba menusuk dari sisi kiri. Meski begitu, Elche tampil berani melakukan tekanan balik cepat yang memaksa bek-bek Madrid bekerja ekstra keras.

Momentum pertandingan berubah drastis ketika Elche memanfaatkan kelengahan Madrid pada pertengahan babak kedua. Serangan balik cepat menghasilkan peluang emas yang berujung gol pembuka. Publik Santiago Bernabéu pun terdiam seketika. Di luar dugaan, Madrid tertinggal dan mulai kehilangan kontrol permainan.

Kartu Merah yang Mengubah Segalanya

Drama semakin memuncak ketika wasit mengeluarkan kartu merah untuk salah satu pemain Elche setelah pelanggaran keras terhadap Rodrygo. Awalnya, keputusan tersebut sempat menuai protes dari para pemain Elche yang merasa hukuman terlalu berat. Namun setelah pemeriksaan VAR, keputusan tetap dipertahankan.

Kondisi bermain dengan 10 pemain membuat Elche berada dalam posisi sulit. Madrid langsung memanfaatkan keadaan dengan meningkatkan intensitas serangan. Carlo Ancelotti memasukkan beberapa pemain ofensif untuk memaksimalkan keunggulan jumlah pemain. Tekanan demi tekanan datang dari segala sisi: tembakan jarak jauh Kroos, sundulan Benzema, hingga tusukan cepat dari Valverde.

Meski begitu, Elche bukan tanpa perlawanan. Mereka bertahan dengan sangat disiplin, membentuk blok pertahanan rendah yang membuat Madrid terus kesulitan mencetak gol. Bahkan beberapa kali, Elche hampir mencetak gol kedua lewat serangan balik cepat yang membuat Courtois harus melakukan penyelamatan penting.

Baru menjelang akhir laga Madrid berhasil menyamakan kedudukan. Usaha keras mereka akhirnya membuahkan hasil setelah salah satu pemain Elche melakukan pelanggaran di kotak penalti. Penalti yang diberikan dikonversi dengan baik oleh Karim Benzema. Gol tersebut menjadi titik balik pertandingan yang membuat Madrid kembali bernafas.

Madrid Selamat dari Kekalahan, Elche Pulang dengan Kepala Tegak

Setelah berhasil menyamakan skor, Madrid terus menggempur demi meraih kemenangan penuh. Namun Elche, meski bermain dengan 10 pemain, menunjukkan mentalitas luar biasa. Mereka bertahan dengan rapat, menghalau setiap peluang yang coba dibangun Los Blancos. Pada akhirnya, pertandingan berakhir dengan skor imbang yang terasa seperti kemenangan moral bagi Elche dan peringatan keras bagi Madrid.

Bagi Real Madrid, laga ini menjadi bukti bahwa dominasi tidak selalu berarti kemenangan. Meski memiliki penguasaan bola yang lebih tinggi dan banyak peluang, ketidakefektifan dalam penyelesaian akhir serta kerentanan terhadap serangan balik menjadi masalah yang harus segera dibenahi. Ancelotti tentu memiliki banyak pekerjaan rumah setelah hasil ini.

Di sisi lain, Elche pantas mendapat apresiasi tinggi. Bermain tandang, menghadapi tekanan besar, dan harus kehilangan satu pemain, mereka tetap mampu membuat Real Madrid kewalahan. Hasil imbang ini menunjukkan bahwa kerja keras dan disiplin taktik bisa membawa hasil positif meski menghadapi tim raksasa.

Pertandingan ini juga menjadi pengingat bahwa dalam sepak bola, kejutan selalu menanti. Real Madrid yang difavoritkan justru hampir dipermalukan, sementara Elche pulang dari Bernabéu dengan satu poin berharga dan rasa bangga atas perjuangan maksimal yang mereka tunjukkan.